SEJARAH TOKO ONLINE DUNIA
Posted by Unknown at Kamis, 16 Oktober 2014
BELANJA DARING
Belanja daring
adalah kegiatan pembelian barang dan jasa melalui media Internet. Melalui
belanja lewat Internet seorang pembeli bisa melihat terlebih dahulu barang dan
jasa yang hendak ia belanjakan melalui web yang dipromosikan oleh penjual.
Kegiatan
belanja daring ini merupakan bentuk komunikasi baru yang tidak memerlukan
komunikasi tatap muka secara langsung, melainkan dapat dilakukan secara
terpisah dari dan ke seluruh dunia melalui media notebook, komputer, ataupun
handphone yang tersambung dengan layanan akses Internet.
Belanja daring
adalah salah satu bentuk perdagangan elektronik yang digunakan untuk kegiatan
transaksi penjual ke penjual ataupun penjual ke konsumen.
SEJARAH
Belanja daring
pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari
Redifon Computers. Ia menyambungkan televisi berwarna dengan komputer yang
mampu memproses transaksi secara realtime melalui sarana kabel telepon. Sejak
tahun 1980, ia menjual sistem belanja daring yang ia temukan di berbagai
penjuru Inggris.
ü
Tahun 1980
Pada tahun 1980, belanja daring secara luas digunakan di Inggris dan
beberapa negara di daratan Eropa seperti Perancis yang menggunakan fitur
belanja daring untuk memasarkan Peugeot, Nissan, dan General Motors.
ü
Pada tahun 1992
Pada tahun 1992, Charles Stack membuat toko buku daring pertamanya yang
bernama Book Stacks Unlimited yang berkembang menjadi Books.com yang kemudian
diikuti oleh Jeff Bezos dalam membuat situs web Amazon.com dua tahun kemudian.
Selain itu, Pizza Hut juga menggunakan media belanja online untuk
memperkenalkan pembukaan toko pizza online.
ü
Pada tahun 1994
Pada tahun 1994, Netscape memperkenalkan SSL encryption of data
transferred online karena dianggap hal yang paling penting dari belanja daring
adalah media untuk transaksi daringnya yang aman dan bebas dari pembobolan.
Pada tahun 1996, eBay situs belanja daring lahir dan kemudian
berkembang menjadi salah satu situs transaksi daring terbesar hingga saat ini.
PERKEMBANGAN
DARING DI INDONESIA
Belanja daring
di Indonesia semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Belanja daring, tidak hanya dimonopoli oleh belanja barang, namun juga layanan
jasa seperti perbankan yang memperkenalkan teknik e-banking. Melalui teknik
e-bankin pelanggan dapat melakukan kegiatan seperti transfer uang, membayar
tagihan listrik, air, telepon, Internet, pembelian pulsa, pembayaran uang
kuliah dan lain sebagainya.
Belanja daring
di Indonesia untuk pembelian suatu barang mengalami perkembangan yang cukup
pesat. Mulai dari situs yang menjual handphone, gitar, butik, toko buku,
makanan, bahkan hingga ke alat elektronik pun mulai dirambah oleh layanan
belanja daring.
BLOG
Salah satu
media yang menampilkan belanja daring antar lain adalah blog. Blog merupakan
layanan web gratis dimana palaku usaha daring menggunakan blog sebagai toko
online yang ia punya untuk menjual sekaligus mempromosikan barang dan jasa yang
ia tawarkan kepada calon konsumen. Karena sifatnya yang mudah di kustomisasi
oleh penggunanya, maka belanja daring melalui media blog cukup riskan karena
pembeli cukup sulit mengetahui reputasi dari penjual. Biasanya penjual
mengunggah bukti bukti transfer yang ia miliki sebagai bentuk jaminan kepada
pelanggan bahwa ia merupakan penjual tepercaya.
SITUS WEB
Ada banyak
situs web yang menyediakan layanan belanja daring baik web lokal maupun web
internasional. Biasanya terdapat keranjang belanja, dimana calon pembeli dapat
memilih produk yang akan dibeli. Selain dengan keranjang belanja, pembeli juga
dapat langsung menghubungi penjual agar transaksi langsung dapat dilakukan
melalui telepon atau email. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di layanan
belanja daring melalui web, diantaranya yang terkenal adalah lelang. Lelang
merupakan kegiatan belanja daring dimana pembeli menetapkan batas bawah suatu
harga yang hendak dilelang, kemudian sang pembeli yang tertarik dapat menawar
(biasa disebut bidding) sesuai kelipatan yang diajukan. Lelang biasanya
dibatasi pada periode tertentu sehingga pembeli dengan nominal tertinggi
dinyatakan berhak membeli barang yang ia inginkan sesuai dengan harga yang ia
ajukan.
SITUS
JEJARINGAN SOSIAL
Seiring dengan
maraknya pertumbuhan situs jejaring sosial di dunia, media social networking
ini juga dilirik oleh pelaku belanja daring untuk memasarkan produknya. Penjual
akan mengunggah barang yang ia tawarkan kemudian disebarkan melalui messaging
atau fitur photo sharing. Bentuk penawaran ini merupakan perkembangan dari
media katalog yang tadinya disebarkan dalam bentuk media cetak per bulan, kini
disebarkan melalui media katalog online yang penawarannya dapat diupdate kapan
saja.
CARA BELANJA
DARING
Belanja daring
dapat dilakukan dengan cara melakukan window shopping online pada web yang
dituju. Kemudian, pembeli dapat mengeklik barang yang diinginkan. Setelah itu
pembeli kemudian dibawa kepada jendela yang menampilkan tata cara pembayaran
yang disepakati dan kemudian setelah nominal uang ditransfer, maka penjual akan
mengirim barang melalui jasa pos.
Dewasa ini,
tata cara belanja online[1] dapat dilakukan semakin mudah. Ketika pembeli
tertarik dengan barang yang dituju, ia cukup melakukan panggilan telepon dengan
sang penjual ataupun mengetikkan sms sesuai aturan. Setelah pesan diterima,
pembeli biasanya diharuskan mentransfer sejumlah uang ke rekening penjual dan
barang yang dibeli pun akan dikirim baik melalui kurir (jika wilayah pengiriman
masih cukup dekat) ataupun melalui jasa pos.
Pembayaran
dapat dilakukan baik menggunakan kartu debit, kartu kredit, PayPal, memotong
pulsa pelanggan (untuk transaksi lewat HP), cek, maupun COD (Cash On Delivery)
yaitu pembayaran yang dilakukan ketika barang telah dikirim oleh penjual. Cash
On Delivery biasanya dilakukan melalui tatap muka antara penjual dan pembeli;
penjual dapat menunjukkan barangnya sehingga pembeli yang tertarik bisa
meneliti barang yang akan ia beli. Pembelian semacam ini biasanya melakukan
pembayaran secara langsung/uang kontan. Selain tatap langsung antara penjual
dan pembeli, COD ini bisa dilakukan antara kurir dan pembeli; biasanya penjual
hanya akan melayani COD apabila daerah pembeli masih dapat dijangkau oleh
penjual.
KEUNTUNGAN
BELANJA DARING
·
Pembeli tidak perlu mengunjungi tempat penjualan
baik itu toko, butik, mall, dan lain sebagainya. Pembeli cukup klik ke web yang
dituju dan memilih barang yang dikehendaki
·
Pemilihan barang bisa dilakukan dari rumah atau
kantor sehingga pembelian bisa dilakukan berjam-jam tanpa harus keluar rumah
·
Penjual dapat menekan ongkos pembukaan toko
karena melalui belanja online, penjual cukup memasarkan produknya melalui
Internet
·
Pemasaran produk bisa mencapai seluruh dunia
dengan biaya yang murah
·
Kelemahan belanja daring[sunting | sunting
sumber]
·
Kualitas barang yang diinginkan kadang-kadang
berbeda kualitasnya dengan yang tercantum di website.
·
Rentan aksi penipuan dimana banyak kasus ketika
pembeli telah mengirim sejumlah uang yang disepakati, barang yang dibeli tidak
dikirim
·
Rentan rusak atau pecah karena media pengiriman
adalah pos
·
Rentan aksi pemboboloan rekening karena
pembayaran dilakukan melalui Internet
Marak aksi
spamming karena setelah pembeli melakukan registrasi, penjual cenderung selalu
mengirimkan katalog online melalui email pembeli dan hal ini cukup mengganggu
privasi masing-masing pembeeli dan penjual
PERDAGANGAN
ELEKTRONIK
Perdagangan
elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce, juga e-commerce) adalah
penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem
elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.
E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data
elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data
otomatis.
Industri
teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan
penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial,
seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management),
pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing),
pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data
elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce
merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak
hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis,
pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www,
e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases),
surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti
halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
REFRENSI

Waran, Ediko, 2009, Perkembangan Teknologi Komunikasi Online Edisi Ke:
3050, Jakarta: Universitas Indonesia.
Cumming, Maeve, et al. Management Information Systems, Third Canadian
Edition. Canada: McGraw-Hill Ryerson, 2006.
Fidler, Roger. "Mediamorfosis: Understanding EA New
Media".Thousand Oaks. California: Pine Forge Press, 1997.
0 komentar: